Old Man’s Journey - Game Petualangan dengan Story Telling Menawan

Advertisemen
Ada satu game 2D menarik yang akan dirilis tahun ini, Old Man’s Journey. Game ini mengisahkan seorang kakek (atau orang yang sudah tua nama lainnya) yang bertualangan dalam hidupnya untuk mendamaikan keluarganya.

Game ini memiliki petualangan yang sederhana, namun rumit. Kakek sebagai karakter game ini menjelajahi gunung-gunung dan bukit-bukit dengan bantuan kita sebagai player yang ditugaskan untuk mengklik bukit untuk menurunkannya, sehingga si Kakek mampu sampai di bukit tersebut.

Cara bermain game ini mudah. Hanya memerlukan klik pada bukit atau objek lainnya dalam game untuk memudahkan si Kakek dalam menyeberangi sungai atau melewati air terjun hingga sampai ke level selanjutnya.



Dengan backpack-nya di punggung, serta tongkat yang ia pakai untuk memudahkannya berjalan melewati bukit-bukit, selama dalam permainan satu-satunya yang dibutuhkan adalah membantu si Kakek untuk terus menjelajah sejauh mungkin.

Tampilan dan karakter dan seluruh isinya sangat menarik dan kreatif. Styles pada game ini mendapatkan penghargaan dalam nominasi game “excellence in visual arts” saat Independent Games Festival tahun ini.

Meski game ini 2D, game ini punya jalan cerita yang menarik dengan gameplay yang tak membosankan. Tinggal membantu si karakter (Kakek) untuk terus mencapai level selanjutnya, dengan klik, klik, dan klik objek dalam game untuk menghilangkan hambatan.

Ide gameplay semacam ini terinspirasi dari seorang desainernya sendiri, Felix Bohatsch, saat ia mengambil fotografi bukit dan gunung saat mengunjungi rumah temannya, yang ternyata tampak menarik jika dijadikan multiple players untuk game terbarunya ini.

Jalan ceritanya pun juga memiliki kisah tersendiri. Ketika tim developer untuk pertama kalinya mengerjakan Old Man’s Journey ini, mereka berada di tempat yang berbeda sambil membuat debut untuk game And Yet It Moves.

Enam tahun pun berlalu, beberapa anggota tim sudah menjadi orang tua. Felix Bohatsch sendiri sudah punya tiga anak saat itu. Kemudian studio dipenuhi anak-anak mereka. Ide cerita game pun diambil dari sini.

Keluarga dan anak-anak adalah topik utama dalam hidup kami,” kata Felix Bohatsch, sambil mendapat tantangan baru tentang “menyeimbangkan kehidupan keluarga dan passion kita sendiri.”

Berdasarkan Felix Bohatsch, Kakek Tua dalam game ini, punya cerita yang sama dalam hidupnya. Motivasi dan dorongan si Kakek dalam menjelajah adalah untuk mendamaikan keluarganya.

Semakin si Kakek berjalan jauh, semakin kita tahu masa lalu si Kakek ini, dan semakin terlihat beban apa yang ia bawa dan masalahnya.

Karakter Si Kakek Tua sebagai protagonis yang misterius ini dipilih agar jalan ceritanya semakin menyentuh dan dalam.

Game Old Man’s Journey ini dirancang dengan cerita yang bermutu dan bernilai, serta emosional dimainkan para players. Dibentuk dengan balutan story telling dengan cara yang renyah dan mudah dipahami.

Game Old Man’s Journey akan dirilis di tahun ini, dengan platform yang masih belum diketahui.

Advertisemen

Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.
Related Posts
Disqus Comments
© Copyright 2017 TAC TIC TEC NO - All Rights Reserved - Created By BLAGIOKE Diberdayakan oleh Blogger