Rat Park, Bukti Penyangkalan Teori Kecanduan

Advertisemen
Eksperimen Rat Park. Mungkin saja Anda berpikir bahwa kecanduan itu muncul karena objeknya. Atau berasumsi bahwa kecanduan pornografi muncul karena er0t1snya aksi-aksi bintang video p0rn0. Bahwa kecanduan bermain media sosial itu karena banyaknya konten menarik di internet. Juga pecandu narkoba karena efek memabukkannya.

Tapi ternyata, penyebab kecanduan secara langsung bukanlah karena objeknya.

Bandingkan dengan kasus saat Anda mengalami patah tulang, dilarikan ke rumah sakit, dan diwajibkan untuk rawat inap. Anda  terbaring dengan infus yang mengalirkan diamorfin, yang tak lain adalah heroin. Ingat, diamorfin bukanlah heroin biasa.

Diamorfin adalah jenis heroin yang tak disebar sembarangan. Diamorfin sendiri memiliki efek candu yang jauh lebih kuat ketimbang heroin biasa. Itulah kenapa Anda tak akan menemukannya di mana pun, selain di rumah sakit.

Tapi, kenapa heroin tersebut tak menyebabkan kecanduan? Penyebab langsungnya tak lain bukan karena heroin atau kokainnya.

Pemahaman kita tentang kecanduan (dalam hal apa pun) masih terbilang sederhana. Ada satu penelitian yang dilakukan di tahun 1970-an, yang sekarang makin populer karena mengatasi akar sebenarnya dari kecanduan.



Rat Park


Ada satu penelitian dengan melakukan eksperimen terhadap (satu) tikus dalam kandang dengan dua buah tempat minum di dalamnya.

Satu tempat minum berisi penuh air keran biasa. Dan satunya lagi adalah heroin.

Seperti yang diduga, tikus tersebut ketagihan meminum heroin. Ia meminum sedikit, lalu kembali lagi dan kembali lagi. Sampai akhirnya ia membunuh dirinya sendiri.

Namun, penelitian ini masih dianggap janggal. Penyebab si tikus terus menerus meminum heroin bukan karena efek dari heroin itu sendiri. Heroin bukan penyebab langsungnya. Tikus itu doyan meminum heroin karena ia hanya satu-satunya tikus di dalam kotak.

Itulah kenapa muncul penelitian yang bernama “Rat Park”, yang berarti Taman Tikus. Seperti namanya, penelitian ini melibatkan banyak jenis-jenis tikus ke dalam sebuah tempat yang akan paling disukai oleh para tikus.

Di sana terdapat banyak pipa dan bola-bola untuk dimainkan para tikus. Banyak makanan pula di dalamnya. Dipastikan tak ada yang merasa kesepian, karena setiap tikus memiliki teman dan “pacar” untuk berkembang biak. Intinya, tempat itu dijamin disukai para tikus.

Dan, di tempat itu pun diisediakan dua tempat minum yang satu berisi heroin dan air keran biasa di tempat minum lainnya. Ternyata, para tikus cenderung meminum air keran biasa.

Para tikus meminum tempat minum yang berisi heroin. Namun tak ada satu pun dari mereka yang kecanduan atau overdosis. Satu-satunya alasan kenapa mereka tak kecanduan adalah karena mereka tak merasa kesepian.

Dan tampaknya penyebab manusia mengalami kecanduan juga karena kesepian. Tak ada teman curhat untuk diajak ngobrol. Tak ada keluarga yang menemani. Besar kemungkinan kesepian lebih berbahaya dari narkoba.

Lebih detail dan detail lagi, kesepian hanya salah satu penyebab langsungnya. Penyebab langsungnya bisa saja kemiskinan, gaya hidup mewah, rayuan teman, dan bahkan cara berpikir yang mudah percaya dan putus asa.

Namun kembali lagi ke hasil penelitian, kesepian adalah penyebab terbesarnya. Dari situlah orang tak dapat mencurahkan hatinya dan mendapat pertolongan. Kemudian menganggap obat-obatan sebagai jalan keluarnya.

Penelitian ini dilakukan pada tahun 1970-an, dan dipublikasikan pada tahun 1981 oleh seorang psikolog bermana Bruce K. Alexander dan rekannya di Simon Fraser University di British Columbia, Kanada.

Advertisemen

Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.
Related Posts
Disqus Comments
© Copyright 2017 TAC TIC TEC NO - All Rights Reserved - Created By BLAGIOKE Diberdayakan oleh Blogger